Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Ragam

Ratusan Warga Kejaksan Kota Cirebon Ikuti Program Padat Karya

Penulis: Tim Redaksi
24 June 2021 | 22:34
Reading Time: 2 mins read
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (etnologimedia.id).- Sebanyak 115 warga di Kelurahan/Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon ikut andil dalam pekerjaan Padat Karya dari Kementerian PUPR. Mereka nantinya bekerja di proyek Padat Karya selama 60 hari ke depan.

Maman, warga RW 02 Kelurahan Kejaksan, Kota Cirebon, menjadi salah satu  bagian untuk ikut bekerja saat dimulainya pekerjaan Padat Karya di Kelurahan Kejaksan hari ini

Baca Juga

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

“Alhamdulillah selama dua bulan ke depan saya tidak perlu lagi dipusingkan bagaimana mencari uang untuk menafkahi keluarganya. Karena sudah ada padat karya ini, di lingkungan tempat saya tinggal,” kata Maman, Rabu (23/6/2021).

Selama 60 hari ke depan mereka akan mengerjakan perbaikan drainase di lingkungan tempat tinggal sendiri dan mendapatkan upah. Upah yang diterima para pekerja sebesar Rp 90 ribu setiap harinya.

Maman sendiri sebelumnya bekerja sebagai tukang bangunan. Saat Pandemi Covid-19 tidak banyak permintaan rumah yang akan dibangun. Sehingga untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, ia menyemprotkan cairan disinfektan ke rumah warga.

“Program padat karya sangat membantu saya.  Apalagi sekarang kondisinya sedang susah akibat Pandemi Covid-19,” ungkap Maman.

Dengan demikian, adanya program padat karya, Maman kini bisa mendapatkan penghasilan setiap hari selama 60 hari ke depan.

“Apalagi proyek padat karya dengan memperbaiki saluran drainase dilakukan di lingkungan sendiri. Tidak perlu keluar biaya. Kalau lapar, tinggal pulang untuk makan,” kata Maman.

Di tempat yang sama, Lurah Kejaksan, Catur Wulan Anggraeni, menjelaskan dari 115 orang yang turut serta pada Program Padat Karya Tunai  (PKT) sebanyak 100 orang merupakan warga setempat dan 15 orang merupakan tukang. “100 orang merupakan warga setempat. Karena itu wajib,” kata Catur.

Catur menjelaskan, untuk upah pekerja dalam program padat karya ada dua kategori yakni untuk tukang mendapatkan upah Rp 120 ribu per hari sedangkan untuk warga yang bekerja pada Program Padat Karya mendapat Rp 90 ribu per hari selama 60 hari kerja.

“Adapun kriteria warga yang bisa ikut program padat karya yaitu warga yang sedang tidak bekerja, warga kurang mampu, serta wanita yang juga menjalankan fungsi sebagai kepala keluarga. Khusus di Kelurahan Kejaksan, Program Padat Karya yang dijalankan yaitu perbaikan saluran drainase. Karena perbaikan saluran drainase ini yang tidak tercover saat musrenbang,” katanya.

Selain itu, kata Catur, beberapa hari ini Kota Cirebon diguyur hujan deras. Sehingga perbaikan drainase dibutuhkan untuk menghindari terjadi banjir di wilayah Kelurahan Kejaksan.

“Saya berpesan kepada warga untuk bekerja dengan baik. Karena yang diperbaiki itu lingkungan tempat tinggal kita sendiri. Sehingga manfaatnya nanti juga akan kembali kepada warga,” katanya.

Dipilih

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Cirebon, Hj. Eti Herawati menjelaskan, padat karya tunai (PKT) atau cash for work (CFW) merupakan program Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang tahun ini juga dilakukan di Kota Cirebon.

“Ada delapan kelurahan di Kota Cirebon yang dipilih menjalankan program padat karya tunai ini,” katanya.

Eti menjelaskan, Program Padat Karya di Kota Cirebon ini melibatkan sedikitnya 725 tenaga kerja dengan nilai hari orang kerja (HOK) mencapai Rp 1,3 miliar lebih.

“Kami melibatkan warga setempat untuk memperbaiki lingkungan. Selain warga mendapatkan upah atas pekerjaan yang dilakukan, lingkungan mereka juga akan menjadi bersih dan tertata rapi. Setelah program ini berjalan, ke depannya yang terpenting yaitu upaya menjaga lingkungan. Ini yang penting,” kata Eti.

Selain itu, kata Eti, warga yang berpenghasilan rendah dan sangat terdampak dari pandemi Covid-19 ini juga bisa mendapatkan upah dari kerja yang mereka lakukan.

“Upah ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian di Kota Cirebon,” katanya. (EM-05)

Tags: Lurah KejaksanProgram Padat KaryaWakil Wali Kota
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota
Ragam

Sungai Sukalila Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Kota

29 January 2026 | 20:24
Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 
Ragam

Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027, Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor 

29 January 2026 | 20:08
Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Ragam

Pemerintah Kota Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

28 January 2026 | 19:28
Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Ragam

Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026

28 January 2026 | 19:14
Saat Ibu Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Opini

Ambruknya Gedung Ponpes, Cermin Buramnya Jaminan Fasilitas Pendidikan

16 October 2025 | 08:08
KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital
Ragam

KBBI Hadirkan Ruang Baru Pecinta Buku di Tengah Era Digital

09 September 2025 | 20:36
Berita berikutnya
BLK Al-Burhany PP As-Salafiyah Bode Plumbon Diresmikan

BLK Al-Burhany PP As-Salafiyah Bode Plumbon Diresmikan

Rekomendasi

Deklarasi Pilwu Serentak 2023, Bupati Cirebon Ajak Seluruh Pihak Turut Sukseskan

Deklarasi Pilwu Serentak 2023, Bupati Cirebon Ajak Seluruh Pihak Turut Sukseskan

26 September 2023 | 15:38
Polresta Cirebon Sediakan 12 Ribu Vaksin Covid-19 Gratis untuk Warga

Polresta Cirebon Sediakan 12 Ribu Vaksin Covid-19 Gratis untuk Warga

27 June 2021 | 06:36
Mitos Vs Fakta: Hal-hal yang Harus Kamu Tahu Tentang Diet

Mitos Vs Fakta: Hal-hal yang Harus Kamu Tahu Tentang Diet

17 December 2024 | 08:18

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai H-45

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.