Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sunday, 01 February 2026
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Etnologi Media
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks
Beranda Daerah

Sabuk Hijau Kawasan Plangon Digali, DPRD Ingatkan Ancaman Banjir

Penulis: Mamat Rahmat
14 January 2026 | 18:12
Reading Time: 2 mins read
Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Rabu (14/1/2026)./* (foto: M. Rahmat) 

Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Rabu (14/1/2026)./* (foto: M. Rahmat) 

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on LineShare on Telegram

CIREBON, (ETNOLOGIMEDIA)- Kawasan Plangon di Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, yang selama ini berfungsi sebagai daerah konservasi air dan sabuk hijau, kini terancam kehilangan perannya.

Aktivitas galian tanah di kawasan tersebut diduga menjadi salah satu pemicu banjir yang kerap menggenangi wilayah sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon.

Baca Juga

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

Dugaan tersebut mengemuka setelah Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Rabu (14/1/2026).

Dari hasil sidak, diketahui sekitar 3,8 hektare lahan Plangon bagian bawah telah digali.

Lahan tersebut disebut telah dibeli oleh pengembang perumahan Trusmi Land.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana, menegaskan bahwa penggalian tanah di kawasan Plangon berpotensi besar merusak fungsi alam sebagai daerah resapan air.

Kondisi tersebut, kata dia, berdampak langsung pada meningkatnya debit air ke wilayah dataran rendah.

“Plangon itu kawasan konservasi air dan sabuk hijau. Ketika tanahnya digali, fungsi alaminya rusak. Air tidak lagi tertahan dan langsung mengalir ke bawah. Ini salah satu penyebab banjir di sekitar lingkungan Pemkab Cirebon,” ujar Anton di lokasi sidak.

Anton meminta pengembang Trusmi Land bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Ia menduga kuat, aktivitas galian tersebut berkaitan dengan kebutuhan material urugan untuk pembangunan perumahan milik pengembang yang lokasinya tidak jauh dari kawasan Plangon.

Menurutnya, jika kondisi tersebut dibiarkan, masyarakat Kecamatan Sumber akan menghadapi risiko banjir yang lebih besar dan berulang setiap musim hujan.

“Kalau tidak dihentikan dan dievaluasi, banjir besar bisa menjadi bencana rutin setiap tahun, terutama di wilayah Sumber dan kawasan perkantoran Pemkab Cirebon,” tegasnya.

Senada disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Cakra Suseno. Ia menilai aktivitas galian di kaki Bukit Plangon menjadi salah satu faktor pendukung terjadinya banjir besar yang sempat melanda wilayah Sumber beberapa waktu lalu.

“Kawasan resapan air di kaki bukit rusak. Akibatnya, air dari atas bukit tidak bisa dibendung dan langsung mengalir ke wilayah bawah yang merupakan dataran rendah,” ungkap Cakra.

Cakra mendesak agar aktivitas galian tersebut segera dihentikan untuk mencegah risiko bencana yang lebih luas. DPRD, lanjutnya, juga berencana memanggil pihak Trusmi Land guna meminta klarifikasi secara langsung.

“Kami akan memanggil dan mengonfrontir pihak Trusmi Land untuk mempertanyakan dasar dan alasan penggalian tanah di kawasan Plangon. Ini menyangkut keselamatan lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon, Dadang, menjelaskan bahwa berdasarkan rencana tata ruang wilayah (RTRW), lokasi lahan yang kini dimiliki Trusmi Land memang termasuk zona yang diperuntukkan bagi pengembangan perumahan.

“Secara tata ruang, kawasan tersebut memang diperbolehkan untuk perumahan,” kata Dadang.

Meski demikian, Dadang menegaskan bahwa aktivitas teknis seperti penggalian tanah, pengurugan, dan pekerjaan fisik lainnya tidak berada dalam kewenangan bidang tata ruang.

Pengawasan kegiatan tersebut, menurutnya, masuk ke ranah teknis dan perizinan.

“Tata ruang hanya mengatur peruntukan lahan. Soal aktivitas galian dan teknis di lapangan, itu menjadi kewenangan pengawasan teknis dan perizinan,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun suatu kawasan diizinkan untuk perumahan, seluruh aktivitas pembangunan tetap wajib memperhatikan aspek teknis, lingkungan.

“Serta ketentuan perizinan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.***

Tags: DPRDGalianKabupaten CirebonKawasan Wisata PlangonSidak
Dapatkan update berita pilihan, dan artikel menarik lain setiap hari dari etnologimedia.com, klik untuk mengikuti Google News etnologimedia.com.

Terkait Berita

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup
Daerah

Langkah Tegas KAI, 16 Perlintasan Ilegal di Wilayah Cirebon Ditutup

30 January 2026 | 14:48
Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau
Daerah

Baru 93 Tapping Box Terpasang, Ribuan Restoran Belum Terpantau

29 January 2026 | 17:24
Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam
Daerah

Kontribusi Pajak Kecil, DPRD Ingatkan Risiko Sosial Hiburan Malam

28 January 2026 | 10:20
DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik
Daerah

DPRD Minta Laporan Tindak Lanjut Temuan BPK di Disdik

27 January 2026 | 19:31
Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas
Daerah

Polresta Cirebon Resmi Punya Wakapolresta Baru, AKBP Eko Munarianto Siap Perkuat Kamtibmas

27 January 2026 | 19:20
Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung
Daerah

Kawasan Sungai Sukalila Mulai Dibenahi, Wali Kota Cirebon Pantau Langsung

27 January 2026 | 09:34
Berita berikutnya
DPRD Pastikan Tak Ada Mini Zoo di Plangon

DPRD Pastikan Tak Ada Mini Zoo di Plangon

Rekomendasi

Arif Kurniawan Dilantik Jadi Pj Sekda Kota Cirebon, Ini Pesan Pj Wali Kota

Arif Kurniawan Dilantik Jadi Pj Sekda Kota Cirebon, Ini Pesan Pj Wali Kota

28 December 2023 | 20:18
Optimalisasi Pertanian, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

Optimalisasi Pertanian, Pemkab Cirebon Bentuk BUMD Pangan

14 October 2024 | 10:34
Wali Kota Cirebon Tinjau Jalan Rusak, Perbaikan Dimulai Mei 2025

Wali Kota Cirebon Tinjau Jalan Rusak, Perbaikan Dimulai Mei 2025

07 March 2025 | 14:24

BeritaTerpopuler

  • Jelang Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Perkuat Pengamanan dan Layanan

  • Fakta Menarik: Ternyata SCOBY atau ‘Jamur’ Kombucha Bisa Dimakan

  • Pariwisata Jawa Barat Menggeliat, Antara Tren Gaya Hidup dan Tuntunan Syariat

  • Dari Waduk Darma, Cirebon- Kuningan Bahas Solusi Banjir Terpadu

  • Filosofi Warna dalam Desain Grafis: Memahami Makna di Balik Pilihan Warna

Etnologi Media

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosok

Layanan dan Informasi

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright @ 2021 PT Digital Etnologi Solution. All rights reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Daerah
    • Kota Cirebon
    • Kabupaten Cirebon
    • Indramayu
    • Kuningan
    • Majalengka
  • Nasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Politik
  • Ragam
  • Opini
  • Indeks

© 2021 PT Digital Etnologi Solution - Inspirasi Generasi Terkini.